Little Prince

this Christmas!!! [oneshoot]


title              : this Chirstmas!!!
author        : Thata
Cast             : JYP nation, Lee Taemin and Lee Hoogeun, Lee Jinki and Lee Soonkyu
Genre         : Family
Lenght      : oneshoot
Rating       : General
SONG          : JYP nation- this Christmas!
Disclaimer : dimiliki Allah SWT dan ceritanya adalah anugerahnya MySpace
A/N           : terinspirasi dari lagu dan MV JYP Nation yang this Christmas. mumpung
besok natal, jadi thata buat ff untuk natalan. jailahh. merry christmas every body chinguya MySpace
ohiyaa mungkin ini song fict eh fing? fikt? fic? pokoknya yang sejenis itulah, ini adalah yang pertama

siapa yang suka sama keluarga JYP? hayooo ngacung kolor (er?) hohohooo-

thata suka, suka SMent, JYP, dan YG <–gak ada tanya nduk. wkwkwkkwk

NB: yap thata menposting ff ini sebelum harinya, gak apa-apalah. habisnya pas hari itu juga
Umma-nya thata ulang tahun, saengil chukae umma. jadi gak bisa onlen dong. mau makan2 <–pamer
jd thata post sekarang aja. wkwkwkwk

BAIKLAH, JIKA JADI ‘SILENT READERS’ GAK AKAN DIKASIH KADO NATAL SAMA SINTERKLAS WEKKK MySpace

“oh oppa……” Min memanggil Kakak lelakinya yaitu Taecyeon, dia sedang memarut buah nenas bersama Jia.

“ada apa min?” sahut Taecyeon, dia masih sibuk dengan parutannya. Min melambai-lambaikan surat berwarna merah campur hijau campur kuning itu kepada Taecyeon.

“ada surat dari Umma,” serunya, kaget Taecyeon langsung berlari kearah adik kecilnya itu dan merebut surat itu dari Min.

Teeeeeeeeeetttttttt…! Bel berbunyi

“biar aku yang buka,” seru Min, dia bergegas membuka ganggang pintu yang besar itu melebihi tubuh mungilnya.

“siapa min?” tanya Taecyeon yang masih terpana oleh surat Umma.

Min membawa masuk dua tamu yang sudah lengkap memakai kostum musim dingin, di salah satu sweater mereka ada sebuah amplop yang merekat manis dengan peniti emas. Taecyeon langsung mengambil amplop itu dan membacanya dengan seksama.

Dear Mr. Taecyeon

Saya tetangga anda yang budiman, Lee Jinki

Kau tahukan saya sering sibuk keluar negeri setiap tahunnya apalagi natal,

Mereka adalah anak-anakku, si kembar

Lee taemin dan Lee hoogeun, aku menitipkan mereka dirumahmu selama

Natal tahun ini, aku harap jalinan kasih antara tetanggaan kita semakin lancar

Terimakasih

Nb: mereka sangat nakal, jadi berhati-hatilah

Jangan lupa member mereka makanan yahh ^-^

Setelah membaca isi dari amplop itu, kening Taecyeon mengeriting bagaikan mie. Min hanya terbengong-bengong melihat dua manusia serupa yang ada di hadapannya ini, tersenyum menakutkan kepadanya.

“siapa mereka oppa?” tanya Min, Taecyeon mengelus-ngelus rambut hitam milik Min dan menatap seram kearah dua manusia yang baru saja menjadi tamunya itu.

“annyeong urineun Lee twins,” seru mereka serempak

“taemin,” sapa yang lelaki yang memakai sweater abu-abu dengan topi bundar yang dia pakai

“hoogeun,” sapa yang memakai topi berwarna hangat berwarna hijau begitu pula sweaternya, Mereka berdua blonde

“annyeong, Min!” sapa Min ramah, dia mendekati Taemin sekaligus Hoogeun dan menatapnya dengan seksama, “kalian bau coklat,” endusnya

“min, tidak baik mengendus seperti itu,” larang Taecyeon, dia menggendong Min dan mengajak dua kembar untuk masuk.

Natal tinggal beberapa jam lagi, Jia sudah selesai memarut nenas dan sekarang dia mulai memblender pepaya merah. Taecyeon tengah sibuk membumbui ayam kalkun dan paha bebek. Sedangkan Junho baru tiba dari supermarket membeli susu dan juga semangka. Min sibuk dengan boneka barbienya dan kue coklat di tangannya. Dua kembar terdiam melihat aktifitas mereka, mereka tidak biasa melihat aktifitas umum ini maklum di rumah mereka hanya bisa melihat kertas-kertas bertebaran, angka-angka yang rumit, guru-guru bule dan pakle, acara-acara TV yang membosankan bahkan mereka jarang melihat kedua orang tua mereka.

“hey adik manis,” sapa Sohee yang baru selesai mandi, dia memakai piyama pink. Taemin tersontak kaget, tidak dengan Hoogeun. Dia mendengus kesal.

“mereka siapa sohee?” tanya Lim yang baru selesai keramasan

“kami tamu disini Noona,” sahut Hoogeun yang memperhatikan Taemin sudah mulai genit, biasanya Taemin kalau sedang genit akan mengeluarkan seringai merah di telinganya dan itu membuat Hoogeun cemburu buta.

“ugyaaa- aegyo!” seru mereka berdua sambil mencubit pipinya Hoogeun. Taemin buru-buru mengembungkan pipinya, minta di cubit juga.

“kalian disitu rupanya, kemari” panggil Taecyeon yang masih sibuk dengan ayam dan paha bebeknya. Lim dan Sohee menyusulnya.

“hoogeun kau curang ah,” kesal Taemin, dia pergi mendekati Min.

Sementara itu penghuni-penghuni rumah JYP nation ini semakin bermunculan. Membuat Hoogeun terperangah sebentar karena sekali lagi dia belum pernah melihat orang banyak tinggal di dalam satu rumah, apalagi sekecil rumah ini.

“gyaaa- noona curang!” seru Min yang sedang bermain perang bantal dengan Suzy, dan Fei masih mengenakan piyama lucu mereka

“huwaaaa- bulunya masuk min,” komentar Fei yang kalah dalam perang bantal. Min hanya menjulurkan lidahnya tanda dia senang mengalahkan kakak perempuannya itu.

“uwaaa aku juga mau menang,” serang Suzy yang memukul mereka dengan bantal bergambar donal bebeknya. Bugh bugh, pada akhirnya Suzy yang menang.

Ting- suara oven terdengar, Lim memakai sarung tangan berwarna merah untuk mengangkat ayam yang barusan di panggang itu dari oven. Sohee yang memegang paha bebeknya, dan giliran paha bebek itu yang akan panggang.

“auw..auw…auw!” jerit Junho, jari telunjuknya terkena mata pisau. Junsu langsung membawa kotak P3K dan mengobati lukanya Junho.

“gomawo junsu,” haru Junho, dia langsung memeluk erat Junsu

“gyaaa- gawenchana,” kaget Junsu karena dia di peluk

Ring…ring….telepon berdering, semua pada sibuk hanya ada beberapa orang yang masih duduk terdiam menunggu panggilan.

“jin…kau yang mengangkat telponnya hayoo,” aju Wooyoung

“ani..kenapa tidak kau saja?” tolak Jinwoon

“aniya! Aku sedang sibuk, tidakkah kau melihatnya?” pamer Wooyoung, dia menunjukkan kertas yang berisi teka-teki silang tingkat SD kepada Jinwoon.

“aku juga sibuk, huh-” pamer Jinwoon tidak mau kalah, dia memperlihatkan game boy tetris kepadaWooyoung.

“itu tidak sibuk jin,” omel Chansung yang sudah muncul dengan bola-bola besar untuk hiasan pohon natal

“kalau begitu kau saja yang mengangkat telponnya,” aju Wooyoung

“aniya, aku juga sedang sibuk dan kesibukan ku ini dapat di buktikan kalau aku benar-benar sibuk,” sombongnya memamerkan bola-bola itu kepada dua saudaranya.

“annyeonghaseyo,” sapa ramah dari Paman Jinyoung, pada akhirnya Paman Jinyoung yang mengangkat telpon berdering itu

“annyeong Tuan Park, apakah anak-anakku ada disana?” tanya suara diseberang

“anak-anakmu?” bingung Paman Jinyoung, dia melirik kearah Wooyoung dan Jinwoon seperti mereka adalah anak-anak itu ,”sebelumnya anda siapa ya?”

“ah mianhe Tuan Park, saya lupa memperkenalkan diri,” jawabnya ,”nama saya Lee Soonkyu, anak-anak saya dititipkan dirumah anda satu jam yang lalu oleh Ayahnya, nama mereka Taemin dan Hoogeun, berumur 6 tahun,” ceritanya panjang lebar

“ah,” dia bergumam melirik Wooyoung dan Jinwoon agak kecewa, lalu dia melirik ke seluruh ruangan untuk menemukan yang dimaksud Nyonya Lee Soonkyu itu.

“uwaaaaaa- kembalikan!” rengek Min, boneka barbienya di rusak oleh Taemin

“rambutnya jelek Min, biar ku perbaiki ya!” aju Taemin yang sudah mengacung-ngacungkan gunting tajamnya kearah rambut boneka Barbie Min.

“sireo…sireo!” rengek Min, Paman Jinyoung menangkap Taemin dan membawanya ke ganggang telpon di ruang tamu.

“uwaaaaaaaaaaaaa-” jerit Taemin membuat Hoogeun terkejut dan khawatir

“ini Umma-mu nak,” ucap Paman Jinyoung, dia menyerahkan ganggang telpon itu kepada Taemin.

“huh-” Taemiin merebut ganggang telpon itu dengan angkuh ,”hallo MAMA!”

“sayang…..uhuhuhuuu- kau baik-baik saja?” tanyanya

“baik ma, sangat baik!”

“mama akan menjemputmu setelah semua ini selesai, jam 1 pagi sayang!” janjinya

“ne, taemin tunggu kedatangan mama,” setujunya

“dimana adikmu hoogeun?” tanya Mama

“dia sedang asik berpacaran dengan Min,” seru Taemin asal, sedangkan orang yang dimaksud berada tepat disampingnya.

“kau ngomong apa pabo!” dia merebut ganggang telpon itu dari Taemin ,”MAMA!”

“ah- sayang, bagaimana disana?”

“ramai, tidak seperti dirumah kita,” jawabnya antusias

“benarkah?” Mama tidak percaya

“iya benar sekali, saudara-saudara mereka banyak ma,” jelasnya

“sudah sudah, sekarang giliranku,” rebut Taemin ,”ma? Jangan percaya omongannya hoogeun,” adunya

“heiiiiiiiiiiii-” sewot Hoogeun yang coba meraih-raih ganggang telponnya, sedangkan Taemin menghalangi tangan gemuk milik Hoogeun itu.

“ma? Keadaan semakin memburuk lebih baik taemin tutup ya telponnya?” aju Taemin dan klik- sambunganpun terputus, Taemin mengembangkan senyum kemenangan

“namja pabo!” kesal Hoogeun, dia menjitak rimbunan rambut blondenya Taemin itu dengan sebuah kepalan tangan yang gemuk dan berisi.

“huwoooww-” sikat Taemin, dan menjulurkan lidahnya kepada Hoogeun.

Setelah insiden itu semua wanita-wanita telah siap untuk menyambut natal, mereka menelpon beberapa teman atau saudara terdekat untuk mengucapkan selamat natal. Hoogeun yang masih marahan sama Taemin mengikuti Jokwon yang sedang tengah asik berias.

“kau juga mau berias?” tawar Jokwon kepada Hoogeun, dia memberi satu tepuk bedak pink ke pipinya Hoogeun

“uhukk…uhukk…itu apa hyung?” tanyanya sambil terbatuk-batuk

“bedak berwarna pink,” jawab Jokwon genit

Sedangkan Taemin di ajak sama Paman Jinyoung untuk ke dapur. Karena Lim dan Jia baru selesai membuat donat-donat gula yang berwarna-warni lezat.

“makan ini sayang,” tawar Yoobin kepada Taemin

“hupppp- eunyakkk!” dia mengacungkan jempol tanda enak, belum selesai memakai donat dari Yoobin, dia sudah di tarik Paman Jinyoung untuk menyicipi onde-onde buatannya.

“apa ini?” tanya Taemin ragu

“onde-onde, isinya gula merah loh,” jawab Paman Jinyoung bangga, Taemin menggigit sepotong onde-onde itu dan tersenyum senang setelah tahu nikmatnya rasa onde-onde itu.

“uwooooo- manis sekaliiiiiiii-” seru Taemin senang, Paman Jinyoung tersenyum senang.

Sangkin enaknya onde-onde itu, dia menyerobot semua onde-onde buatan Paman Jinyoung itu hanya sekejap mata. Bruk- dia menyenggol punggung seseorang dan ternyata itu adalah Hoogeun, adiknya.

“ih-” seringai Hoogeun yang sibuk bermain boneka Barbie dengan Min

“iiiihhhh-” jijik Taemin melihat tingkah lakunya Hoogeun, dia cepat-cepat menghindari Hoogeun tetapi karena tidak melihat arah yang dia tuju, Bruk- lagi, dan seseorang yang ia tabrak itu adalah Wooyoung.

“gyaaaaaaaaaa- jus nanas pepaya ku,” jeritnya binal, dia melirik tajam kearah Taemin

“uwooooo- mianhe Hyung!” ucap Taemin sambil berlari menghindari Wooyoung

“wkwkwkwkkw- mampus!” tawa Hoogeun yang melihat kejadian itu, tapi serangan malah berbalik kearahnya.

Wooyoung menghampirinya dan menjewer telinga Hoogeun.

“ugyaaaaaaaa- sakit sakit sakit,” rengeknya

“kau bocah yang tadikan?” tebak Wooyoung, dia salah menduga kalau Taemin dan Hoogeun itu adalah satu orang yang sama

“bukan….aku kembarannya hyung,” rintih Hoogeun

“kau kira aku percaya? Hu? Hu? Tipuan kuno,” sela Wooyoung

“aih oppa, kenapa sih?” tanya Min

“ini Min, dia mencoba untuk menipu oppa,” bela Wooyoung

“uwaaaaa saya benar-benar kembar sama dia hyung,” ucap hoogeun lagi tidak mau kalah.

Sementara di sisi yang aman, Taemin tertawa terbahak-bahak dan terguling-guling melihat kejadian itu. Taecyeon yang melihat tingkah anak autis itu hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya.

“oppa semangkanya mana?????????????????” teriak Sohee yang berada di ruang tamu

“sebentar, masih di potong,” jawab Junho, dia di bantu oleh Junsu dalam memotong-motong buah semangka merah itu.

“melon dan jeruknya?” seru Junsu, Junho hanya menggeleng-geleng

“alpukat dan mangganya?” seru Junsu kembali dan sama saja jawaban Junho hanya geleng-geleng kepala

“ambil saja apelnya,” pinta Junho, dan bersigegas Junsu mengambil apel-apel merah dan hijau di keranjang buah.

Ketika mau menuju ke wastafel, jalanannya terhalangi oleh Suzy yang sedang minum susu botol coklatnya.

“suzy, awas aku mau mencuci apelnya,” ucap Junsu, Suzy menoleh kearahnya dengan mulut yang belepotan oleh susu coklat

Ting- suara oven bunyi segera Lim mengeluarkan paha bebek panggang itu dan meletakkannya di meja makan yang sudah ada beberapa mata-mata manusia kelaparan.

“uwoowwww lazisss,” seru Jinwoon yang sudah seperti mata srigala

“sambelnya lim?” tanya Sunye

“ohiya, tunggu sebentar,” ucap Lim yang bergegas mengambil sambel kecap pedasnya

Min yang sudah kelaperan dari tadi mengajak Hoogeun sahabat barunya dalam permainan Nona Hoot untuk makan bersamanya.

“kau suka paha bebek?” tanya Min sambil mengacung-ngacungkan daging paha bebeknya kearah wajah Hoogeun

“ne, aku suka…hammmm-” dia melahap daging paha bebek itu

Lim kembali membawa semangkuk berisi sambal kecap pedasnya. Dan Sunye mencocol paha bebeknya dengan sambal kecap pedas itu, rasanya nikmat (author lg kelaparan)

“aku juga mau sambelnya oenni,” pinta Min, Sunye menyodorkan mangkuk itu ke Min. setelah Min mencocolnya dengan daging paha bebek dan ia lahap dengan ganas, hidung bahkan kupingnya langsung memerah ,”UWAAAAAAAAA PEDAS PEDAS!” dia berlari-lari keliling dapur karena kepedasan

Menit-menitpun berlalu, Taemin melihat beberapa saudara JYP nation sudah ramai di ruang tamu tepat di depan perapian yang menggantungkan kaos kaki warna-warni. Dai mendekati meraka, dan ternyata mereka sedang membuka hadiah-hadiah natal mereka.

“uwaaaa- ini dari Heecul oppa,” seru Soohe ketika menemuka satu kado besar untuknya

“itu dari Victoria ya?” seru Fei yang mengerubungi Nickhun ditemani bersama Jia, Suzy dan Changmin.

“hehe,” Nickhun hanya tersipu malu untuk menjawabnya

“yaampun wajahmu memerah begitu,” ejek Changmin

“wajar oppa, apa yang dia berikan padamu?” tanya Suzy ingin tahu

“ehmmm,” dia membuka kadonya pelan-pelan

Taemin di kelilingi oleh beberapa orang yang tidak dia kenali, melihat itu Taecyeon yang merasa dirinya adalah penyelamat langsung mendekati Taemin.

“kau mau berkenalan dengan keluarga JYP nation?” tawar Taeceyon, Taemin mengangguk-angguk dengan cepat

“baiklah kita berkeliling sebentar,” dia menggandeng tangan imutnya Taemin dan mengajaknya berkeliling.

Di mulai dari sisi perapian yang ramai dengan Jia, Chansung, Junsu, Junho, Yenny dan Yoobin. Taemin menjabat tangan mereka satu persatu, dengan senyuman manis. Setelah itu beralih ke pohon natal yang terdapat Min, Suzy, Fei, Jokwon, Jinwoon, Wooyoung dan Lim sedang bertukar kado. Disana juga ada hoogeun yang sudah mendapat beberapa kado dari keluarga JYP nation, sedikit iri Taemin melihatnya. Di dekat sofa ada Nickhun, Changmin, Sohee, Wooyoung dan beserta Seulong yang sedang sibuk mengabadikan moment-moment bahagia ini dengan kamera CLR.

“ah temin,” seru Sohee, dia merangkul pundak Taemin

“mwo?” Taemin bingung melihat Jia dan Taecyeon sudah merangkulnya dengan hangat

“say CISSSS!” ucap Sohee, Jepret- satu foto kenangan sudah diambil

Taemin menggosok-gosok kedua matanya tanda masih shock karena kejadian yang baru saja di alami tadi.

“dimana saudaramu?” tanya Seulong

“err- dimana ya?” lupa Taemin, dan dia segera menghidari Seulong

Teng- jam menunjukkan pukul 10:00 tepat dan mereka segera meniup terompet dan saling mengucapkan ‘merry christmas’ satu sama lainnya. Kue-kue mulai di keluarkan oleh Yenny, Sunye, Lim dan juga Yoobin, sedangkan jus Nenas Pepaya di bawa satu gallon besar oleh Junsu dan Junho, buah-buah yang sudah dihias di angkat oleh Taecyeon dan Jinwoon. Yang lainnya mengangkat piring dan gelas untuk dibawa ke ruang tamu.

“hoogeun, kau bisa membawakan ini?” pinta Min yang menyodorkan beberapa boneka nona hootnya kepada Hoogeun

“yap aku akan membawakan ini untukmu,” seru Hoogeun antusias

“okeh kalau begitu,” Min meninggalkan Hoogeun dalam tumpukan boneka nona hootnya.

“pssttt–” suara bisik seseorang, Hoogeun merinding dan melirik keseluruh ruangan

“siapa itu?” tanyanya merinding

“heii ini aku,” jawab suara itu serak

“siapa hayooo?” sebal Hoogeun

“taemin pabo,” jawab suara itu lagi, dan Hoogeun menoleh kebelakang

“yammpun min, kau buat aku kaget,” sebal Hoogeun

“ha?” Taemin bengong, dia menoleh kebelakangnya dan melirik-lirik tidak menemukan siapapun selain dia tentunya. “tidak ada min,” serunya

“kau kan min, taemin!” jawabnya menyepelekan ,”cih pabo namja,”

Teeeeeeeeeeeeeeet- bel berbunyi, Taecyeon membukakan pintunya dan terlihat jelas seorang photographer sudah kedinginan dengan badai salju diluar.

“huachimmmmmmmm-” bersinnya

“gwaechanayo?” tanya Taecyeon

“gwaenchana,” balas sang photographer itu, dia mempersiapkan peralatan-peralatannya, juga tripodnya untuk segera membuat sebuah poto keluarga.

“mari ku bantu,” tawar Seulong yang baik hati

“aku buatkan tea ya,” tawar Sohee yang sudah berlari ke dapur

“dia butuh jaket tambahan,” seru Jinwoon, “young ambilkan sweater tambahan di lemari kita,” perintahnya

“aya ….ya….ya….kapten,” hormat Wooyoung, dia bergegas menaiki tangga

“huwaaa kalian baik sekali, kamsahamnida!” ucap sang photographer terharu

“sudah kebiasaan kami,” balas Taecyeon tersenyum manis

“ini kado untukmu,” ucap Nickhun yang menyodorkan satu kado berukuran untuk sang photographer itu

“huwaaaa kamsahamnida!” dia menunduk penuh hormat

Setelah sang photographer istirahat sebentar barulah dia melanjuti tugas yang akan dia kerjakan sesungguhnya. Dia mengambil gambar seluruh keluarga JYP nation. Paman Jinyoung mecari-cari sesuatu, dan itu membuat Taecyeon juga penasaran.

“ada apa paman?” tanya Taecyeon

“dimana si kembar itu?” tanya Pama Jinyoung

“ah- biar aku yang mencari mereka,” aju Taecyeon.

Dia mencari-cari dua kembar itu keseluruh ruangan yang ada, kamar mandi, lemari –pakaian, di  bawah tempat tidur, kamar tamu, kamar semua saudara-saudara, dan yang terakhir ketika beranjak kearah dapur. Dua kembar itu sedang mencicipi onde-onde sisahan di dalam kulkas.

“aha- ternyata kalian disini,” kejutnya

Maka dua kembar itu juga ikut photo bersama dengan keluarga JYP nation. Setelah itu sang photographer pulang dengan membawa oleh-oleh yang begitu banyak. Jam menunjukkan pukul 12:00 dan mereka belum tidur juga. Mereka mengadakan pesta piyama di dapur, untunglah piyama Min muat dipakai untuk Taemin dan Hoogeun. Dan seperti yang diketahui tadi, dua kembar itu tidak membawa apa-apa selain baju yang lekat di tubuhnya itu.

Teeeeeeeeeeeeeeeeeeet- bel berbunyi lagi, kali ini Wooyoung membuka pintu

(author pamer photo editannya sendiri wkwkwkwkkk)

“TEMIN, HOOGEUN!” panggil Mama mereka beserta Ayah Jinki yang membawa beberapa kue bulan untuk di makan bersama.

“mama….ayah!” balas Hoogeun dan Taemin berbarengan

Natal tahun ini Taemin dan Hoogeun merasakan kehangatan keluarga yang sesungguhnya tidak seperti natal-natal sebelumnya.

“woii thor? Udah tutup deh ffnya,” bawel Taemin

“ah- aku masih mau melanjuti ffnya tahu,” sela author

“ini sudah halaman yang ke 11 tahu, kau ini gila apa?” omel Hoogeun

“iya, gila!” sambung Taemin ikut-ikutan

“iya deh iya, aku tutup bawel,” author pun bertekuk lutut kepada dua kembar

Mama dan Ayah dua kembar berpamitan pulang kepada keluarga JYP nation. Ketika mereka pulang dua kembar sudah tertidur lelap gara-gara keasikan main. Ayah menggendong Hoogeun sedangkan Mama menggendong Taemin. Mereka pun masuk ke dalam mobil limonsi hitam, Paman Jinyoung menangis saat itu sedangkan yang lainnya sedih karena si dua setan itu tidak akan menganggu mereka.

HAPPY CHRISTMAS !!!!

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

check checkk…kembali dengan genre family dan ditambah humor (ntahapanya yg humor,kaga adapun kaga brbakatpun) hehe

ohiyaa kalo bosan sama dua kembar biarinlah ya, MySpace thata lagi suka sama dua tokoh itu (loh?) jailaahhh- gomawo udh RCL. yuhuuu- MySpace

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 518 pengikut lainnya.